I Cholesterol » Blog Archives

Author Archives: Melissa Stewart

General

Lakuin 7 Olahraga Untuk Cegah Penuaan Dini Berikut!

Published by:

olahraga untuk cegah penuaan dini

Penuaan dini jadi hal yang paling mengerikan bagi sebagian orang. Bahkan, beberapa dari mereka sampai pusing tujuh keliling ketika tanda-tandanya mulai muncul. Mereka sibuk mencari cara supaya tetap terlihat awet muda. Pengennya, meski bertambah usia, tubuh serta pikiran tetap seperti saat masih belia. Untuk itu caritahulah jenis olahraga untuk cegah penuaan dini yang dapat diterapkan sehari-hari.

Setiap orang, cepat atau lambat pasti akan menua. Ketika hal itu terjadi, kamu mungkin akan mengalami beberapa tanda, di antaranya muncul kerutan-kerutan pada kulit, kekebalan tubuh berkurang dan pikiran tidak setajam dulu. Yang jadi ketakutan banyak orang adalah bila kondisi tersebut dirasakan ketika mereka masih terbilang muda, katakanlah di awal usia 30-an?

Tentu nggak mau, dong? Kamu pasti berharap punya penampilan yang sesuai atau bahkan lebih muda dari usiamu, kan? Nah, ada berbagai cara untuk mewujudkannya, termasuk melakukan olahraga untuk cegah penuaan dini berikut:

1. Jogging

Penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado dan Humboldt State University membuktikan bahwa para manula (manusia usia lanjut) yang rajin melakukan jogging akan terhindar dari penuaan dini. Sebab, fungsi tubuh mereka sama terjaganya dengan orang-orang yang berusia 20-30 tahun.

Selain manfaat tersebut, jogging juga membantu meningkatkan kesehatan organ tubuh, terutama jantung, memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan mental dan mencegah osteoporosis.

2. Squat

Olahraga ini cukup simple, dapat dilakukan di mana pun dan tidak membuat kantongmu kempes. Meskipun demikian, ia punya manfaat yang luar biasa, loh! Di samping mampu membakar kalori lebih lama, squat juga bisa menguatkan otot-otot tubuh kamu, khususnya paha, pinggul dan pantat.

Salah satu teknik squat yang dapat kamu coba, yaitu melebarkan kaki selebar pinggul. Lalu, gerakkan ke bawah seperti ketika kamu akan duduk di kursi. Pastikan punggung tetap lurus dan lututmu nggak melewati jari-jari kaki. Kalo udah di posisi duduk, dorong tumit untuk naik lagi.

3. Kardio

Kesehatan jantung yang terjaga merupakan kunci untuk memperlambat penuaan dini. Nah, untuk mendapatkannya, kamu bisa melakukan aktifitas kardiovaskular atau dikenal juga dengan kardio. Aktifitas tersebut membantu meningkatkan detak jantung, sehingga berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan paru-paru.

Ketika melakukan kardio, kamu akan menghirup lebih banyak oksigen dan memompa lebih banyak darah. Aliran oksigen dan darah yang disalurkan ke seluruh tubuh akan lebih lancar, sehingga bisa memperkuat organ dalam tubuh dan membuat kulitmu terlihat lebih muda serta sehat.

Beberapa olahraga kardio yang dapat kamu terapkan antara lain, bersepeda, berlari, melompat-lompat, berenang, menari dan tenis. U.S Center for Disease Control and Prevention menyarankan untuk melakukan kardio minimal dua setengah jam per minggu bagi mereka yang tidak punya masalah dengan organ jantung.

4. Renang

Olahraga untuk cegah penuaan dini yang satu ini termasuk kardio. Tentu sudah tahu, bukan, bahwa semua aktifitas kardio bermanfaat untuk meningkatkan aktifitas jantung. Selain itu, banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh, loh, bila melakukan olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan tersebut secara rutin.

Beberapa di antaranya, yakni melatih otot-otot tubuh, menjaga kestabilan kadar kolesterol, menenangkan pikiran serta mengurangi stress. Setelah mengetahui segudang manfaatnya, kamu pasti jadi makin giat berenang, dong?

5. Yoga

Selain squat, ada olahraga yang lebih simple, loh, yaitu yoga. Gerakan-gerakan sederhana yang ada pada yoga bisa membantu memperlancar aliran darah, membakar lemak, meningkatkan kebugaran tubuh, menenangkan pikiran dan mencegah stress.

American Board of Anti-Aging Medicine menuturkan bahwa meditasi pada yoga yang dilakukan secara teratur bisa mempengaruhi produksi 3 hormon penting, antara lain melatonin, kortisol dan DHEA. Ketiga hormon tersebut berhubungan dengan peningkatan umur panjang, kesejahteraan serta stress.

Di samping itu, rutin melakukan yoga membantu meregangkan otot, meningkatkan sirkulasi oksigen, membangun kekuatan dan kelenturan tulang belakang serta mengusir tanda-tanda penuaan dini pada kulit wajah.

6. Senam Pilates

Baru mendengar olahraga ini? Sebenarnya, senam pilates adalah olahraga yang termasuk dalam golongan low-impact. Sekilas gerakannya mirip dengan yoga. Olahraga tersebut juga fokus pada penyelarasan tubuh dan pikiran. Tiap gerakannya bertujuan untuk memperkuat otot sambil mengatur pola pernapasan.

Senam pilates sendiri bermanfaat untuk menguatkan otot inti, memperbaiki postur tubuh, mencegah serta mengurangi rasa sakit akibat cedera, menurunkan berat badan dan mempertajam fokus kamu.

7. Mendaki

Suka mendaki? Kamu beruntung banget karena itu merupakan salah satu olahraga untuk mencegah penuaan dini. Kegiatan yang jadi favorit bagi pecinta petualangan ini bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan organ tubuh, khususnya jantung dan paru-paru, menguatkan otot kaki, membuat tulang lebih padat, mengurangi stress dan mempertajam daya ingat.

Olahraga nggak hanya menyehatkan, namun juga bisa ngebuat kamu jadi lebih awet muda. Ingat, kurang gerak bisa mempersingkat proses penuaan, loh!

Selain mempraktikkan olahraga untuk mencegah penuaan dini di atas, kamu bisa mulai berhenti mengonsumsi makanan yang tidak sehat, mengurangi pikiran-pikiran negatif yang bikin stress dan menghindari bekerja sampai lelah.

General

Inilah 8 Jamu Tradisional yang Kaya Manfaat

Published by:

jamu tradisional yang kaya akan manfaat

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, selain mengatur pola makan dan berolahraga adalah minum jamu. Minuman tersebut dibuat dari bahan-bahan alami, kayak akar-akaran, dedaunan dan sejenisnya. Tapi, sebetulnya rasa jamu yang pahit sebanding dengan khasiat yang kita dapatkan, kok. Ada beberapa jamu tradisional yang kaya akan manfaat yang mesti kamu coba. Harus bisa tahan rasa pahitnya, ya!

Jamu Tradisional yang Punya Banyak Manfaat

Jamu adalah minuman herbal khas Nusantara. Minuman ini terdiri atas berbagai macam tanaman herbal serta rempah pilihan. Khasiat jamu nggak kalah dari obat-obatan yang ada di apotek, loh! Beberapa jamu bahkan sangat baik bila dikonsumsi secara rutin, terutama untuk meningkatkan kebugaran. Di antaranya:

1.     Beras Kencur

Palingan kamu udah nggak asing lagi dengan jamu ini, bukan? Biasanya jamu yang terbuat dari campuran ekstrak kencur, beras, jahe, asam jawa dan gula kelapa tersebut dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa. Gunanya, yaitu untuk meningkatkan nafsu makan serta meredakan masuk angin, flu, perut kembung, mual dan nyeri badan. Cocok, nih, buat anak-anak yang suka rewel tiap disuruh makan.

Selain itu, kandungan antioksidan pada kencur bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Rasanya yang manis lagi segar bisa bikin badanmu kembali bugar bila dikonsumsi saat kamu sedang lelah.

2.     Kunyit Asam

Jamu tradisional yang kaya manfaat ini kerap diincar kaum hawa ketika sedang haid. Sebab, berguna banget untuk melancarkan siklus menstruasi dan mengatasi rasa nyeri atau kram yang sering muncul saat ‘ia’ datang. Di samping itu, kunyit yang telah dicampur dengan asam punya kandungan penawar racun dan membantu proses detoksifikasi.

Manfaat jamu kunyit asam yang lain, yaitu mengatasi pegal-pegal akibat bekerja seharian, membakar lemak, mengurangi kadar gula dalam darah dan membuat kulitmu jauh lebih sehat. Hal ini dikarekan adanya kandungan vitamin C dan antioksidan yang bikin kulit kamu lebih cerah serta terlindungi.

3.     Temulawak

Rempah-rempah yang punya nama latin Curcuma xanthorrhiza ini amat populer di negara kita. Dari dulu, ia sudah dijadikan bahan baku obat tradisional. Ada pun beberapa manfaat dari jamu temulawak adalah menambah nafsu makan, mengatasi kram perut ketika menstruasi, meredakan gangguan pencernaan, menyembuhkan masuk angin, mengatasi radang sendi, mempengaruhi metabolisme lemak serta membantu pengobatan kanker.

4.     Brotowali

Sama halnya dengan temulawak, brotowali telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional selama bertahun-tahun oleh masyarakat Indonesia untuk mengatasi berbagai penyakit, beberapa di antaranya diabetes, hipertensi serta alergi.

Hal tersebut dikarenakan brotowali kaya akan kandungan senyawa fitokimia, seperti alkaloid, flavonoid dan lain-lain yang mampu memproteksi tubuh dari serangan penyakit. Ramuan tanaman asal India itu juga dipercaya bisa bikin tubuhmu lebih bugar.

5.     Jamu Gepyokan

Dikenal pula dengan jamu uyup-uyup, ramuan tradisional ini dipercaya mampu melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui. Sehingga, dapat menunjang pertumbuhan dedek bayi. Jamu gepyokan sendiri terbuat dari campuran empon-emponan atau akar-akaran, kayak kunyit, kencur, jahe, lengkuas, cabe puyang, bangle dan daun katuk. Selain bikin ASI jadi deras, jamu gepyokan juga bisa menambah stamina dan mengatasi masalah pencernaan serta masuk angin.

6.     Jamu Sinom

Ramuan tradisional ini terbuat dari campiran asam jawa, sinom alias daun asam muda, gula dan kunyit. Sama dengan kunyit asam, jamu sinom berkhasiat untuk meredakan rasa nyeri yang muncul ketika menstruasi. Selain itu, jamu yang telah dihidangkan sejak jaman kerajaan Majapahit tersebut bisa membantu mengatasi keputihan, melancarkan buang air besar dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

7.     Jamu Paitan

Sesuai namanya, jamu ini punya rasa yang pahit. Tapi, di balik itu semua, jamu paitan atau pahitan punya segudang manfaat bagi kesehatan, loh! Jamu yang terbuat dari tanaman sambiloto ini mampu meredakan perut kembung dan sembelit, mengendalikan kadar gula darah, sehingga baik untuk penderita diabetes serta menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, jamu tradisional yang kaya manfaat tersebut juga bisa membersihkan darah kotor dalam tubuh. Sehingga, memiliki efek yang positif terhadap kesehatan kulit wajahmu.

8.     Jamu Cabe Puyang

Disebut pula dengan jamu pegal linu. Jamu ini khasiatnya buat ngatasin kesemutan dan pegal-pegal akibat kelelahan atau sakit pinggang. Jamu tersebut dibuat dari campuran cabe jamu, rimpang lempuyang dan beberapa rempah lainnya, seperti adas, pulosari, biji kedawung, rimpang kunir, keningar serta asam kawak. Di samping khasiat yang telah disebutkan, jamu cabe puyang juga mampu meredakan demam dan menambah darah merah, sehingga cocok diminum bagi penderita anemia.

Minum jamu tradisional yang kaya manfaat di atas bisa membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Namun, supaya efeknya lebih maksimal, jangan lupa mengatur pola makan dan berolahraga secara rutin, ya! Jangan cuma ngandelin jamu aja!

General

Efek Berhenti Minum Alkohol yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh!

Published by:

Punya kebiasaan minum alkohol, bahkan udah sampai di tahap kecanduan? Padahal, kamu tahu resikonya, kan? Selain memicu sensasi memabukkan, bila dikonsumsi secara terus-menerus bisa merusak tubuh, loh. Mulai kurang-kurangin, deh. Awalnya memang susah, tapi sepadan dengan efek berhenti minum alkohol yang bakal kamu dapatkan.

Efek yang Dirasakan Tubuh Setelah Berhenti Minum Alkohol

Kebiasaanmu minum alkohol harus dihentikan sekarang juga karena minuman tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari infeksi paru-paru, kerusakan organ-organ tubuh, seperti hati, ginjal dan pankreas, diabetes serta penyakit kardiovaskular.

Menurut sebuah penelitian, alkohol jadi penyebab utama munculnya beragam penyakit dan kematian pada pria maupun wanita di seluruh dunia yang berusia antara 15-49 tahun pada 2016 lalu. Tercatat ada 2,8 juta kasus kematian yang disebabkan oleh alkohol pada tahun tersebut. Mengerikan, bukan?

Jika kamu masih ragu untuk berhenti, mungkin daftar perubahan yang dirasakan oleh tubuh setelah lepas dari alkohol ini bisa membuatmu semakin yakin:

1. Merasa “Lapar” Akan Gula

Saat baru mulai berhenti mengonsumsi alkohol, tubuhmu bakal merasa “lapar” akan makanan yang manis-manis. Ini disebabkan karena alkohol merupakan minuman yang mengandung gula. Nah, gula sendiri bisa meningkatkan kadar dopamin, hormon yang memicu rasa senang pada otak. Hal tersebut membuat banyak orang yang nggak kuat dan akhirnya minum alkohol lagi.

Seorang ahli di bidang obat-obatan memberi efek kecanduan asal Los Angeles, Damon Raskin, MD, menyarankan untuk mengonsumsi minuman manis, tapi tidak mengandung alkohol pada mereka yang kesulitan mengatasi hal itu.

2. Tidurmu Jadi Lebih Nyenyak

Dilansir dari jurnal Alcoholism: Clinical & Experimental Research, mengonsumsi alkohol sebelum tidur bisa meningkatkan pola gelombang alfa pada otak, semacam aktifitas otak yang terjadi saat kamu nggak sepenuhnya tidur. Hal itu mengakibatkan tidurmu jadi terganggu.

Dengan menghentikan kebiasaan minum alkohol, kamu dapat memperoleh kualitas tidur yang lebih baik. Besoknya pun bisa bangun dengan badan yang ringan dan pikiran yang segar. Berhenti menenggak alkohol juga membantumu menaikkan suasana hati, kinerja mental dankonsentrasi.

3. Perlahan Berat Badan Jadi Lebih Ideal

Meskipun kelihatannya ringan, ternyata alkohol mengandung kalori yang tinggi, loh! Segelas bir dan anggur, misalnya, masing-masing memiliki 120-150 kalori. Pria, menurut American Journal of Epidemiology, menunjukkan bahwa pria mendapatkan kalori tambahan sebanyak 433 kalori per harinya akibat mengonsumsi alkohol. Sementara pada wanita jumlahnya lebih sedikit, yakni 300 kalori. Itu aja dalam jumlah sedang, loh, gimana yang berlebihan?

Nah, jika kamu berhenti minum alkohol, jumlah kalori tambahan tadi bisa dipangkas, dengan catatan kamu nggak makan makanan yang tinggi gula, ya. Dengan demikian, mempunyai berat badan nan ideal dalam waktu singkat bukanlah hal yang mustahil.

Profesor Moore, melalui laman webMD, bahkan menyampaikan bahwa berhenti minum alkohol bisa mengurangi berat badan hingga 1-2 kg tanpa melakukan olahraga atau diet khusus. Di samping itu, alkohol punya efek dapat menambah nafsu makan dan bikin tubuhmu kurang bisa menahan lapar serta jadi lebih impulsif. Jadi, kalo kamu menjauhinya, hal-hal tersebut bisa diatasi.

4. Porsi Makan Jadi Lebih Sedikit

Pada poin sebelumnya disebutkan bahwa alkohol bisa meningkatkan nafsu makan seseorang. Nah, hal itu diyakini karena efeknya yang mampu mengurangi kesadaran seseorang. Sehingga, meski perut telah terisi penuh, hasrat untuk makan tetap jalan.

Menurut penelitian, orang yang menerima “infus” alkohol nafsu makannya bakal meningkat hingga 30%, nggak stabil kayak mereka yang nggak menerima “infus”-nya sama sekali. Selain itu, mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan aktifitas otak di hipotalamus, bagian dari otak yang salah satu fungsinya ialah mengendalikan rasa lapar.

5. Sistem Kekebalan Tubuh Meningkat

Efek berhenti minum alkohol berikutnya adalah mengembalikan kekuatan sistem kekebalan tubuh kamu. Alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan akan membuat daya tahan tubuh serta kemampuan tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri menjadi tumpul. Bahkan, segelas alkohol saja bisa melemahkan sistem imunitas tubuh kamu hingga seharian penuh, loh! Oleh karenanya, hindari minuman tersebut agar tubuh lebih sehat dan jauh dari segala penyakit.

6. Organ-organ Tubuh Jadi Lebih Sehat

Meminum alkohol bisa menyebabkan tekanan darahmu naik, yang bisa berujung pada serangan jantung. Dengan mengurangi atau menjauhinya, jantungmu bisa terselamatkan dari gangguan tersebut. Selain itu, berhenti minum alkohol juga dapat membuat organ hatimu lebih sehat.

Walau sebetulnya hati mampu mengatasi kerusakan secara mandiri, bila terlalu sering “dicekoki” alkohol tetap saja akan membuat jaringan-jaringan di dalamnya mati. Nah, dengan men-stop minum alkohol, bakal memaksimalkan fungsi organ hati sebagai penetral racun dalam tubuh.

Mengubah kebiasaan, dari yang awalnya buruk jadi baik terkadang emang susah dan banyak godaan yang ikut muncul. Sama halnya saat kamu berniat untuk lepas dari alkohol. Dengan mengetahui efek berhenti minum alkohol di atas, mungkin kamu bakal berubah pikiran dan membulatkan tekad untuk menjauhi minuman “beracun” itu. Semangat! Kamu pasti bisa!

General

5 Cara Mengatasi Emotional Eating Berikut, Yuk!

Published by:

Apa kamu pernah ngalamin gangguan makan? Misalnya, ketika lagi marah, tiba-tiba pengen melahap semua yang ada di meja makan. Kondisi itu disebut dengan emotional eating. Sesuai dengan namanya, keinginan untuk makan yang kamu rasakan bukan didasari oleh kebutuhan fisik, melainkan emosional. Jika kebiasaan ini berlangsung dalam waktu yang lama, kamu bisa beresiko mengalami masalah kesehatan, loh! Jadi, segera hentikan dengan cara mengatasi emotional eating berikut!

Cara Atasi Emotional Eating

Emotional eating merupakan keinginan untuk menyantap makanan lebih banyak dari biasanya lantaran kondisi emosi yang nggak stabil atau lelah dengan rutinitas. Seperti yang telah disebutkan, emotional eating bukan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, tapi sebagai pelampiasan atas emosi yang tengah dirasakan. Apa bedanya?

Lapar fisik biasanya datang secara bertahap, bisa menunggu, berhenti ketika sudah kenyang, mempertimbangkan makanan yang sehat dan tidak memicu penyesalan atau rasa bersalah terhadap diri sendiri. Sedangkan lapar emosi umumnya datang secara tiba-tiba, keinginan untuk makan harus segera dituruti, berhenti saat sudah puas, membutuhkan kenyamanan pada makanan tertentu dan memicu perasaan bersalah setelah makan.

Kalau kebiasaan emotional eating dilakukan secara terus menerus, kamu bisa kelebihan asupan makanan dan berdampak pada naiknya berat badan. Tapi, jangan khawatir. Kebiasaan tersebut bisa diatasi, kok. Caranya?

1. Mengetahui Penyebabnya

Faktor utama yang memicu emotional eating adalah kebiasaan sejak kecil dan kondisi-kondisi emosi, seperti stress, marah, bosan, sedih, takut serta malu. Umumnya, emotional eaters punya pemicu spesifik yang bikin mereka pengen makan manis atau asin. Misal, kamu tiba-tiba ingin menyantap sushi karena menonton film Jepang. Apabila mengalaminya, tulis pada selembar kertas untuk membantumu mengurangi kebiasaan tersebut.

2. Petakan Aktifitas yang Bisa Picu Emotional Eating

Lanjutan dari poin pertama, kamu bisa membuat pemetaan terhadap kegiatan-kegiatan apa saja yang hendak dilakukan esok hari atau pekan depan. Entah pergi kuliah, janjian dengan klien di suatu tempat, menghadiri pesta ulang tahun teman lama atau belanja bulanan. Setelah itu, tandai kegiatan atau tempat yang dapat memicumu untuk makan lebih banyak.

Pemetaan ini nggak hanya membantu mengetahui seberapa produktifnya kamu, tapi juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi masalah utama. Contohnya, kamu jadi lebih banyak makan setelah ketemuan dengan klien di sebuah kafe. Dari pemetaan tersebut, kamu pun dapat melihat aktifitas mana saja yang jadi sumber stress dan bikin kamu melampiaskannya ke makanan.

3. Bikin Daftar 5 Hal

Ketika kamu tidak bisa menghentikan dorongan untuk makan yang tak terkendali, distraksi adalah solusi yang tepat. Susan Albers Psy.D., seorang psikolog dari Cleveland Clinic menyampaikan bahwa distraksi dapat mengalihkan perhatianmu, dari yang semula fokus pada keinginan untuk makan, jadi ke aktifitas lain.

Untuk membantumu menerapkannya, coba tulis 5 hal yang bisa mengurangi stress, misal mendengarkan musik, membaca buku, menggambar dan hobi lain yang kamu suka pada selembar kertas. Lalu, tempelkan kertas tersebut di pintu kulkas, lemari penyimpanan snack atau meja makan. Kalo kamu mulai merasa lapar, pilih satu di antara kegiatan itu dan lakukan selama 5 menit. Dengan begitu, perhatianmu bakal teralihkan ke sana.

4. Buat Skala Lapar

Perutmu udah keroncongan lagi, padahal baru diisi beberapa waktu yang lalu. Coba ingat-ingat, jam berapa terakhir kamu makan. Jika jaraknya hanya 2 jam dari waktu makan sebelumnya, mungkin kamu nggak lapar, melainkan haus. Jadi, jangan langsung makan dulu, ya. Lebih baik minum yang banyak.

Membuat skala lapar dari 1-10, mulai dari amat kelaparan hingga amat kekenyangan juga bisa membantu. Kamu akan tahu apakah itu lapar fisik atau sekadar lapar emosi.

5. Grounding Pikiran dan Tubuhmu

Cara mengatasi emotional eating berikutnya adalah melakukan grounding. Grounding sendiri merupakan salah satu teknik yang paling efektif untuk membantumu bertahan melewati kondisi emosional yang berat. Teknik tersebut bekerja dengan membawa fokus pikiranmu untuk menyadari apa yang sedang terjadi sekarang, daripada tetap memikirkan hal-hal yang bikin dirimu resah.

Teknik grounding bisa dilakukan dengan cara mengambil buku, majalah dan sebagainya, lalu pilih sebuah paragraf. Baca paragraf itu pada diri kamu sendiri, mulai dari kata yang paling akhir hingga paling awal. Lakukan teknik itu pada dua paragraf.

Selain pikiran, fisikmu juga perlu di-grounding. Susan Albers merekomendasikan beberapa cara, seperti memegang es batu dan membiarkannya mencair di antara jari-jari tangan, menggigit potongan buah lemon dan meletakkan tangan di bawah air panas atau dingin. Pokoknya, lakukan sesuatu yang bikin perhatianmu terfokus pada apa yang tengah terjadi pada tubuhmu.

Hidup emang penuh dengan kejutan yang bisa bikin emosi kamu naik-turun. Tapi, jangan biarkan dirimu kalah dengan keadaan dan melampiaskannya ke makanan, ya. Banyak, kok, cara yang lebih baik dan bijak untuk menyikapi masalah tanpa harus mengorbankan kesehatanmu, baik secara fisik maupun mental. Jika kamu tetap tidak bisa menghentikan kebiasaan tersebut, coba konsultasi dengan psikolog atau ahli gizi yang paham tentang konsep mindful eating atau intuitive eating.

General

Menyantap Buah Untuk Sarapan Pagi Agar Segar Sepanjang Hari

Published by:

Banyak orang yang cenderung malas untuk makan buah, terutama saat sarapan pagi. Mungkin kamu salah satunya. Sebab, ada buah yang harus dikupas, dicuci dan dipotong dulu sebelum dikonsumsi. Apalagi jika waktumu di pagi hari sangat terbatas dan tidak cukup untuk melakukan itu semua, padahal sangat baik menyantap buah untuk sarapan pagi.

Selain alasan tersebut, sebagian orang berpikir jika buah bisa memberikan efek segar. Sehingga, akan lebih cocok dikonsumsi di siang hari. Padahal, pakar kesehatan mengatakan bahwa ada beberapa buah yang cocok untuk sarapan karena bisa mencukupi energimu untuk beraktifitas di pagi hari. Buah apa saja kah itu?

Buah yang Baik Buat Sarapan Pagi

Sarapan adalah kegiatan yang nggak boleh kamu skip setiap pagi. Sarapan membantu kamu memulai hari dengan energi yang full, sehingga tubuhmu tetap bugar seharian. Selain nasi, ada beberapa makanan yang bisa kamu jadikan sebagai menu sarapan, antara lain roti, sereal, oatmeal, telur hingga buah-buahan.

Sebetulnya, makan buah dapat dilakukan kapan saja, baik pagi, siang, malam atau di antara waktu-waktu tersebut. Tapi, jika dikonsumsi di pagi hari, terutama dua jam setelah bangun tidur, punya keistimewaan tersendiri, loh! Nah, ada beberapa buah yang direkomendasikan untuk kamu santap saat sarapan, seperti:

1.Apel

Sering ngantuk di pagi hari? Makan apel saat sarapan bisa jadi solusinya. Sebab, dalam sebutir buah tersebut, terkandung sekitar 13 gram gula alami yang bantu tubuhmu tetap terjaga. Sehingga, kamu jadi lebih mudah berkonsentrasi. Pekerjaan pun bisa terselesaikan dengan baik!

2. Pisang

Buah yang gampang banget ditemui ini mengandung karbohidrat dan serat, kombinasi gizi yang bakal bikin kenyangmu awet. Dalam buah tersebut juga terkandung kalium yang berguna buat penderita hipertensi karena mampu mengurangi tekanan darah. Selain itu, makan pisang ketika sarapan bisa membantu proses detoksifikasi tubuh dan mengatasi masalah sembelit.

3. Alpukat

Sama dengan pisang, alpukat juga tinggi akan kandungan karbohidrat yang bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama. Jadi, kamu bakal terhindar dari ngemil sana-sini sebelum makan siang. Nggak hanya itu, nutrisi yang terdapat pada buah alpukat mampu mengurangi kadar kolesterol jahat, meningkatkan kesehatan jantung dan baik buat penglihatanmu.

4. Jeruk

Tentu kamu sudah tahu, bahwa buah yang cocok untuk sarapan ini kaya akan vitamin C, bukan? Nah, manfaat dari vitamin C sendiri ada banyak, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga membantu produksi kolagen, protein yang dibutuhkan oleh kulit. Antioksidan yang terdapat di dalamnya berguna untuk memproteksi tubuh dari paparan radikal bebas yang bisa picu beragam penyakit.

5. Pepaya

Buah yang bernama lain betik ini sangat baik dikonsumsi di pagi hari ketika perutmu masih kosong. Nutrisi yang terkandung pada pepaya akan membantu membersihkan serta menjaga gerakan di saluran pencernaanmu. Mengonsumsi pepaya saat sarapan juga dapat melancarkan proses metabolisme dalam tubuhmu. Selain itu, kandungan dalam pepaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat yang memicu gangguan jantung, mengatasi masalah kesehatan mata, hipertensi serta membuat daya tahan tubuhmu meningkat.

6. Semangka

Sama dengan pepaya, semangka juga sangat cocok dikonsumsi saat perutmu belum terisi apa pun di pagi hari. Buah yang kaya akan air ini bisa membantu mencegah dehidrasi. Selain itu, semangka juga rendah kalori dan mengandung likopen yang sangat baik untuk kesehatan mata serta jantung.

7. Kurma

Punya julukan Tree of Life, buah ini bisa jadi sumber instant energy alias mampu menyediakan energi dalam waktu singkat. Sebab, di dalamnya terkandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin A, B dan D serta fruktosa. Selain dapat dijadikan sumber energi, kurma juga punya serat yang lembut, sehingga mudah dicerna. Gizi lain yang terdapat pada kurma, yaitu potasium yang bermanfaat untuk mengatasi diare dan gangguan pencernaan.

8. Buah Berry

Buah berry ada banyak macamnya, antara lain strawberry, blueberry dan raspberry. Buah-buah tersebut kaya akan vitamin C dan antioksidan. Antioksidan yang terkandung dalam buah berry, terutama blueberry dan strawberry, tersedia dalam bentuk antosianin yang mampu melindungi kesehatan jantung. Manfaat lainnya, yakni mencegah kolesterol darah teroksidasi, menjaga kesehatan pembuluh darah serta mengurangi peradangan.

Selain itu, buah berry juga tinggi akan kandungan serat, tapi rendah kalori. Jadi, jangan takut untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak, ya!

9. Kiwi

Di balik rasanya yang agak asam, buah yang cocok untuk sarapan ini kaya akan kandungan nutrisi, di antaranya vitamin C, mineral kalium dan tembaga. Kalium yang terkandung dalam buah kiwi terbukti mampu menurunkan tekanan darah, sehingga bagus untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Nggak cuma itu, kiwi juga kaya akan serat, bahkan jumlahnya lebih tinggi dibanding buah pisang, loh! Sehingga, kiwi bagus banget buat pencernaan. Menurut penelitian, melahap dua buah kiwi per hari selama satu bulan bakal mengurangi sembelit pada pasien irritable bowel syndrome alias sindrom iritasi usus besar.

10. Melon

Nggak beda dengan semangka, melon juga termasuk buah yang punya banyak kandungan air. Selain itu, buah tersebut kaya akan kandungan vitamin C, vitamin B6 dan kalium. Mengonsumsi melon di pagi hari bisa membantu menyehatkan pencernaan dan mengurangi timbunan lemak dalam darahmu. Kamu pun bakal terhindar dari penuaan dini, loh, dengan rutin mengonsumsinya.

11. Jeruk Bali

Disebut pula dengan grapefruit, buah ini punya aroma yang segar dan bikin ngantukmu hilang seketika. National Sleep Foundation mengatakan bahwa aroma jeruk bali memang mampu membuat tubuhmu segera terjaga. Selain itu, jeruk bali juga mengandung vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh kamu.

Setelah mengetahui manfaat dari masing-masing buah yang cocok untuk sarapan di atas, masih kah kamu malas untuk mengonsumsinya? Jika bosan dengan rasanya, kamu bisa, kok, mengombinasikan buah tersebut dengan yoghurt, madu atau oatmeal.

General

Hindari Kebiasaan yang Picu Penuaan Dini Lebih Cepat Ini

Published by:

Setiap orang, nggak terkecuali kamu, pasti ingin tetap awet muda di usia 40-an, bukan? Punya kulit yang sehat, tubuh bugar dan pikiran tajam tentu jadi angan-angan kamu. Tapi, hal itu nggak bakal terwujud kalau kamu tetap melakukan kebiasaan yang picu penuaan dini lebih cepat. Bahkan, sebelum menginjak usia 40 tahun pun mungkin kamu sudah mengalami tanda-tanda penuaan.

Kebiasaan yang Menyebabkan Penuaan Dini

Penuaan adalah proses kemunduran tubuh yang kerap dikaitkan dengan pertambahan umur. Kondisi ini ditandai dengan munculnya keriput pada kulit. Penuaan bisa datang lebih lambat atau bahkan lebih cepat (penuaan dini). Tentu sebisa mungkin kamu menghindari yang kedua, kan?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kamu alami penuaan dini, salah satunya melakukan kebiasaan buruk berikut:

1.Kurang Asupan Buah dan Sayuran

Menurut AAD (American Academy of Dermatology), mengonsumsi buah dan sayuran, setidaknya 2-3 porsi per hari, membantu mencegah kerusakan sel yang menjadi penyebab penuaan dini, terutama pada kulit. Hal ini dikarenakan buah dan sayuran mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh untuk melawan radikal bebas, seperti vitamin, protein dan mineral.

2. Kerap Mengonsumsi Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji alias fastfood atau yang juga dikenal dengan junkfood emang cocok banget buat kamu yang punya banyak kesibukan. Tapi, jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan tersebut bisa memicu berbagai masalah kesehatan, loh! Sebab, fastfood tinggi akan kandungan garam dan MSG (monosodium glutamate) yang punya efek toxic bagi tubuh kita jika dikonsumsi sembarangan.

Di samping itu, fastfood juga mengandung lemak trans yang nggak cuma meningkatkan resiko penyakit jantung, tapi juga bisa mempersempit pembuluh darah atau memperkeras arteri. Kondisi tersebut bisa membuat aliran darahmu ke kulit melemah dan menyebabkan munculnya kerutan serta tanda-tanda penuaan dini lainnya.

3. Sering Mengonsumsi Minuman Bersoda dan Beralkohol

Terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda dapat membuat kamu beresiko terkena serangan jantung dan stroke. Soda juga bisa merusak kulit, otak dan organ-organ tubuhmu, yang menjadi tanda awal dari penuaan dini. Selain itu, dilansir dari jurnal Alzheimer’s & Dementia, diet soda dikaitkan dengan penurunan volume otak serta fungsi memori.

Sama buruknya dengan soda, alkohol dapat merusak tubuh dan memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti liver dan kanker. Zat yang terkandung dalam alkohol juga bisa mengurangi kadar vitamin A dalam tubuh dan menyebabkan kulitmu dehidrasi, sehingga jadi tampak kering serta kusam.

4. Sering Begadang

University Hospitals Case Medical Center melakukan studi terhadap 60 perempuan yang berusia antara 30-49 tahun. Hasilnya, setengah dari mereka punya kualitas tidur yang buruk dan pada kulitnya, timbul tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan halus, kulit mengendur dan warna kulit tidak merata.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara kurang istirahat dengan kesehatan kulit dan penuaan dini. Orang yang tidak mendapatkan tidur nan cukup beresiko mengalami penuaan dini lebih cepat dibanding mereka yang pola tidurnya teratur.

Maka dari itu, jika tetap ingin terlihat awet muda, jangan sering-sering begadang. Kebiasaan yang picu penuaan dini lebih cepat itu menyebabkan tubuh memproduksi hormon stress atau kortisol dalam jumlah tinggi. Kondisi tersebut bisa menghambat produksi kolagen yang berfungsi untuk menjaga kekenyalan kulit. Kulit yang kekurangan kolagen akan memiliki kerutan dan garis-garis halus.

5. Tidak Memakai Sunscreen

Sinar UV (ultraviolet) adalah faktor eksternal paling utama yang menyebabkan penuaan dini. UV mengakibatkan radikal bebas yang bisa memicu kerusakan kolagen dan sel-sel kulit, timbulnya kerutan, flek hitam hingga kanker kulit. Paparan sinar UV juga dapat merusak elastin, protein yang membantu menjaga elastisitas kulit.

Agar terhindar dari sinar UV, kamu disarankan untuk memakai tabir surya atau sunscreen sejak dini. Gunakan ketika beraktifitas, baik di dalam maupun luar ruangan. Jangan skip pemakaiannya meski cuaca sedang tidak terik, ya.

Jangan kira ketika cuaca mendung atau berawan kamu bebas dari sinar UV. Sinar matahari yang mengandung UV A maupun UV punya kekuatan untuk menembus awan, loh, bahkan yang tebal sekali pun.

6. Terlalu Lama Duduk

Penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa orang yang kurang bergerak dan sering menghabiskan waktu untuk duduk bisa mengalami penuaan dini lebih cepat. Para peneliti mengamati kromosom 1.500 responden, yang mana seluruhnya adalah wanita, dan menemukan bahwa ukuran telomeres alias bagian ujung DNA dalam sel tubuh mereka memendek seiring dengan bertambahnya umur.

Jadi, meski masih terbilang muda, kamu yang kerap duduk memandangi layar komputer atau ponsel serta kurang aktifitas fisik punya usia biologis yang lebih tua. Begitu pula dengan sel-sel dalam tubuhmu. Hal itu diperburuk dengan posisi duduk yang salah, seperti membungkuk. Ketika membungkuk, otot dan tendonmu akan tertarik, sehingga menyebabkannya tegang, nyeri hingga mengalami sakit punggung kronis.

Biar otot-ototmu nggak tegang karena duduk berjam-jam, sesekali berdiri atau berjalan-jalan lah sebentar.

7. Sering Merokok

Kebiasaan yang picu penuaan dini lebih cepat berikutnya adalah merokok. Perokok aktif dan pasif menanggung resiko yang sama. Jika kulit terpapar asapnya, bisa memunculkan tanda-tanda penuaan dini.

Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam rokok dapat merusak jaringan kulit, mengurangi kekenyalan kulit, menyebabkan timbulnya garis-garis halus pada wajah hingga membuat rambutmu beruban. Sehingga, perokok akan terlihat lebih tua dari usianya, baik dari dalam maupun luar.

Orang yang sering terpapar asap rokok juga mengalami resiko yang serupa. Hal tersebut dikarenakan komponen-komponen pada asap rokok, seperti nikotin, tar dan karbon monoksida lebih terfokus akibat tak adanya penyaring atau filter pada ujung rokok.

8. Minum dengan Sedotan

Minum menggunakan sedotan kayaknya udah jadi hal yang lumrah kita jumpai sehari-hari. Tapi, ternyata kebiasaan tersebut ikut andil dalam proses penuaan dini, loh. Ketika minum dengan sedotan, mulut kamu akan mengerucut untuk menarik air. Sehingga, terjadi peregangan otot di area bibir.

Jika dilakukan secara terus-menerus, kebiasaan itu bisa memecah serat kolagen serta elastin pada kulit, mengakibatkan munculnya keriput di area mulut.

9. Posisi Tidur Menyamping dan Tengkurap

Terbiasa tidur menyamping bikin kulitmu kerap bergesekan dengan permukaan bantal atau sprei. Akibatnya, di area pipi akan timbul semacam garis-garis halus. Tidur dengan posisi demikian juga bisa menekan kulit dan membuat wajah kamu nggak simetris. Selain itu, kamu juga tidak disarankan untuk tidur tengkurap karena kulit wajahmu bakal mengikuti arah gravitasi, mengakibatkannya mudah kendur serta tertarik ke bawah.

Posisi tidur yang paling baik adalah telentang karena kulit wajahmu melawan gravitasi. Posisi tersebut aman untuk proses regenerasi kulit wajah yang terjadi selama kamu tidur.

Kita tinggal menunggu waktu untuk menua. Cepat atau tidaknya, tergantung gaya hidup yang kamu terapkan. Jika masih melakukan kebiasaan yang picu penuaan dini lebih cepat di atas, segera hentikan. Kamu nggak mau, kan, dipanggil “mbah” atau panggilan lainnya yang membuatmu terlihat lebih tua, padahal usia masih di bawah 30 tahun?

General

Ketahui 5 Cara Mengatasi Kecanduan Minum Kopi Agar Lebih Sehat

Published by:

Punya kandungan kafein, kopi dianggap mampu menjaga kita tetap terjaga dan fokus. Sehingga, banyak yang memanfaatkannya sebagai doping alias untuk meningkatkan performa. Meski demikian, minuman tersebut nggak boleh dikonsumsi secara berlebihan, loh! Untuk itu ketahui cara mengatasi kecanduan kopi.

Asupan kafein yang terlalu banyak bisa ngebuat kamu dehidrasi, mengalami asam lambung hingga kecanduan. Sifat adiktif pada kopi kerapkali bikin kamu mengonsumsinya melewati batas maksimal yang dianjurkan. Jika sudah sampai pada tahap kecanduan, kamu bakal ngerasain efek samping, seperti lemas dan sakit kepala apabila tidak menyeruput secangkir kopi.  

Apakah kamu termasuk salah satunya? Yuk, simak cara mengatasi kecanduan minum kopi berikut!

1. Atasi Ketergantungan Kopi dengan Cara Ini

Kopi emang udah jadi kebutuhan bagi sebagian besar orang. Kurang lengkap rasanya kalau mereka nggak menyesap kopi sehari saja. Bahkan, ada yang sampai habis beberapa gelas per harinya, loh! Yang ini nggak bagus, ya, karena udah masuk kategori kecanduan.

Kecanduan kopi bukan lah hal yang baik, meski minuman tersebut mengandung banyak senyawa yang bermanfaat. Antioksidan, misalnya, yang berguna untuk melawan berbagai penyakit. Selain itu, mengonsumsi kopi dengan takaran yang wajar bisa meningkatkan fokus dan produktifitasmu.

Tapi, bila dikonsumsi secara berlebihan, kafein pada kopi justru mengakibatkan konsentrasimu berkurang. Kamu juga jadi merasa gelisah, cemas, stress dan mempunyai kualitas tidur yang buruk. Maka dari itu, kurangi konsumsi kopi agar tidak kecanduan dengan langkah-langkah berikut:

2. Kurangi Konsumsi Kopi Secara Perlahan

Mengatasi ketergantungan kopi itu nggak bisa dilakukan dengan cara yang instan. Apalagi kalau kamu merupakan pecinta berat kopi, pasti susah buat langsung berhenti. Salah satu cara yang dianggap efektif adalah mengurangi konsumsinya secara bertahap.

Misal, kamu terbiasa minum 5 gelas kopi per hari, yang jika dihitung-hitung per minggunya habis kurang lebih 35 gelas kopi. Pekan berikutnya, coba kurangi 1 gelas kopi per hari dan seterusnya hingga kamu hanya meminumnya sekali sehari atau pas lagi pengen aja. Dengan demikian, kamu bakal terhindar dari efek samping, seperti sakit kepala, emosi tidak terkontrol dan gelisah.

3. Konsumsi Minuman Lain yang Lebih Sehat

Kamu emang bisa mengurangi kafein dengan mengonsumsi menu kopi half-caf (kafein hanya setengahnya saja) atau decaf (tanpa kafein). Tapi, meski diklaim tidak mengandung kafein, nyatanya pada secangkir kopi decaf masih terdapat 2-25 mg kafein, loh!

Sebaiknya, ganti kopi dengan minuman lainnya yang bebas kafein, seperti air putih, teh herbal dan air lemon hangat. Ketiga minuman tersebut punya efek yang baik bagi kesehatan, terutama untuk membantu proses detoksifikasi tubuh.

4. Minuman dengan Kandungan Susu Bisa Jadi Pengganti

Menyeruput minuman panas bisa jadi terapi buat tubuhmu di pagi hari, loh! Bagi mereka yang menjadikannya sebagai kebiasaan pasti bakal merasa segar dan siap untuk menjalani aktifitas. Ada pun kebanyakan dari mereka memilih kopi panas untuk mengawali hari.

Nah, kalo kamu berniat untuk berhenti dari kecanduan kopi, minuman yang mengandung susu, seperti susu almond atau cokelat hangat sangat direkomendasikan buat dikonsumsi sebagai alternatifnya.

5. Sibukkan Dirimu dengan Berbagai Kegiatan

Cara mengatasi kecanduan minum kopi berikutnya adalah menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Ada beragam aktivitas yang dapat kamu lakukan untuk mengusir keinginan minum kopi, di antaranya yoga, meditasi dan pijat. Aktivitas-aktivitas tersebut bakal bikin tubuhmu lebih rileks dan membantu mengganti tingkatan energi serta konsentrasi yang biasanya kamu peroleh dari kafein.

6. Tidur yang Cukup

National Sleep Foundation menemukan bahwa sebagian besar orang tidak memperoleh tidur yang cukup dan mengatasinya dengan mengonsumsi minuman yang mengandung kafein secara berlebihan. Hal itu dikarenakan salah satu efek stimulan minuman ber-kafein, terutama kopi, adalah menambah energi pada tubuh.

Jika kondisinya demikian, kamu perlu mendapatkan energi dengan cara yang lain, di antaranya istirahat yang cukup. Pastikan kamu tidur 7-8 jam per hari untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas. Cara lainnya, yaitu tidur siang selama beberapa jam dan berolahraga secara rutin.

Mempraktikkan cara mengatasi kecanduan minum kopi emang susah-susah gampang. Ada yang berhasil, ada pula yang gagal. Apalagi kalau mereka sering melakukan kegiatan-kegiatan yang memicu keinginan untuk ngopi, seperti begadang untuk mengerjakan tugas kantor atau nongkrong di café bersama teman-teman.

Namun, bukan berarti kamu nggak memiliki harapan untuk berhenti dari kopi sama sekali, ya! Pelan-pelan aja dan yang terpenting konsisten supaya tujuanmu untuk mengurangi konsumsi kopi dapat terkabul!

General

6 Imunisasi Dasar Bayi Apa Saja Yang Harus Dilakukan

Published by:

Berdasarkan UU kesehatan nomor 36 tahun 29, imunisasi menjadi hal wajib yang dilakukan oleh anak terlebih di usia balita. Jenis imunisasi yang semula dasar kini telah diubah menjadi imunisasi rutin yang harus dilakukan. Sebagai orang tua, tentu harus mengetahui dasar imunisasi bayi sebagai salah satu penunjang bagi anak tersebut. Tentunya hal tersebut bertujuan untuk pengoptimalan kekebalan anak. Nah, berikut beberapa imunisasi dasar bayi, antara lain:

1. Bayi Kurang Dari 24 Jam

Ketika bayi baru lahir, sangat penting untuk dilakukan imunisasi dini atau imunisasi awal. Setidaknya sebelum bayi berusia 24 jam, bayi tersebut diberi imunisasi Hepatitis B atau yang dikenal dengan (HB-0). Anak yang diberikan vaksin HB0 ini bertujuan agar tidak tertular penyakit yang berasal dari ibunya ketika proses persalinan berlangsung.

Perlindungan cepat yang dilakukan tenaga medis untuk memberikan vaksin HB 0 ini tentunya untuk menghindari adanya penyakit hati. Dengan tindakan awal untuk pemberian vaksin tersebut tentunya orang tua tidak perlu khawatir ketika mereka terkena hepatitis.

2. Imunisasi BCG Dan Juga Polio

Lain halnya dengan bayi yang baru lahir yang diberikan imunisasi HB. Ketika bayi telah mencapai umur 1 bulan, bayi perlu diberikan sebuah perlindungan vaksin berupa BCG dan juga polio. Untuk vaksin polio ini memiliki tujuan agar bayi bisa terhindar dari adanya gangguan infeksi polio atau yang lebih dikenal dengan poliomyelitis. Seperti yang kita ketahui bahwa polio merupakan sebuah penyakit yang membahayakan.

Berbeda dengan imunisasi BCG yang diberikan agar bayi terhindar dari penyakit TBC atau tuberkulosis. Biasanya ketika bayi diberikan vaksin yang satu ini, akan muncul seperti halnya luka melepuh yang ada pada area suntikan. Meskipun begitu, biasanya akan sembuh dalam beberapa hari.

3. Pemberian DPT HB, HIB 1 Dan Juga Polio 2

DPT merupakan imunisasi dasar bayi yang wajib untuk dilakukan. Seperti yang kita ketahui bahwa penyakit difteri, pertusis, tetanus merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Untuk bisa menanggulangi hal tersebut, bisa dengan memberikan imunisasi DPT tersebut.

Untuk imunisasi DPT, HB, HIB 1, dan juga polio 2 ini setidaknya diberikan ketika bayi sedang berusia 2 bulan. Pastikan saat memberikan imunisasi, kondisi bayi sedang berada dalam keadaan yang sehat dan juga fit.

4. Pemberian Imunisasi Di Usia 3 Bulan

Sama seperti ketika usia 2 bulan, pada usia 3 bulan bayi juga perlu diberikan imunisasi berupa DPT, HB. Istilah lain yang diberikan ketika bayi berusia 3 bulan yaitu melakukan imunisasi HIB 2 dan juga Polio 3.

Berbagai infeksi kuman yang ada, akan mampu dicegah dengan memberikan vaksin polio ini. hal ini menjadikan alasan yang penting mengapa bayi perlu untuk diberikan sebuah vaksin ini.

5. Pemberian DPT, HB, HIB 3 Dan Polio 4 Serta Suntik

Sama dengan imunisasi yang dilakukan sebelumnya, namun yang membedakan yaitu adanya tambahan polio suntik. Polio yang satu ini bertujuan untuk menjadikan kekebalan tubuh semakin sempurna.

Imunisasi yang lainnya juga berfungsi sebagai sarana menghindari adanya penyakit yang timbul seperti halnya mencegah penyakit lumpuh kayu. Hal ini menjadi kewajiban yang harus dilakukan orang tua untuk mendukung perkembangan bayi.

6. Pemberian Campak Atau MR

Pada usia 9 bulan, bayi hendaknya diberikan sebuah imunisasi campak atau yang dikenal dengan MR. adanya imunisasi campak ini berfungsi untuk menghindari adanya penyakit campak yang bisa saja terjadi.

Selain untuk mencegah terjadinya penyakit campak, imunisasi yang satu ini juga bisa digunakan untuk menghindari adanya penyakit rubella. Meskipun terbilang penyakit ringan, namun mampu menjadi pemicu keguguran pada ibu hamil.

Berbagai imunisasi dasar bayi tersebut menjadi sebuah pengetahuan penting yang harus diketahui orang tua. Hal ini bukan lain untuk menunjang kesehatan sang buah hati.

General

Cara Mencegah DBD Yang Paling Mudah

Published by:

DBD atau demam berdarah adalah penyakit yang sangat berbahaya. Maka dari itu, penyebabnya harus ditanggulangi sejak dini. Karena jika terlambat nyawa pasien bisa terancam. Ini dia cara mencegah DBD yang harus dilakukan:

1. Menguras Bak Mandi Dengan Rutin

Untuk mencegah penyakit demam berdarah pastikan bak mandi dikuras dengan rutin. Ganti air yang lama dengan yang baru minimal satu minggu sekali.

Aktifitas ini dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aides Aegypti penyebab DBD. Karena air yang kotor adalah tempat telur menetas menjadi jentik lalu lahirlah nyamuk yang berbahaya tersebut.

2. Pasang Kelambu Di Sekeliling Tempat Tidur

Nyamuk Aides Aegypti tidak hanya berada di kamar mandi. Di sekitar kamar tidur pun banyak nyamuk jenis ini. Apalagi yang kondisinya sempit dan lembab.

Maka dari itu, untuk mencegah penyakit demam berdarah silakan pasang kelambu di sekitar ranjang. Supaya tidak ada nyamuk yang masuk ke sana.

3. Menghilangkan Kebiasaan Menggantung Baju di Kamar

Cara mencegah DBD yang ketiga adalah hilangkan kebiasaan menggantung baju di kamar. Apalagi jika dilakukan dalam waktu lama.

Pasalnya, pakaian yang digantung dalam waktu lama bisa menjadi tempat bersarang nyamuk. Karena hewan ini menyukai bau apek serta kondisi gelap seperti tumpukan baju.

4. Oleskan Produk Anti Nyamuk Di Kulit

Jika semua cara di atas sudah dilakukan tetapi masih ragu nyamuk akan muncul maka silakan oleskan produk anti nyamuk di kulit. Ini untuk mencegah binatang penghisap darah ini menggigit dan menularkan virusnya.

Produk ini biasanya berbentuk cream yang dijual secara bebas di warung. Jadi tinggal dipilih saja yang berbahan herbal karena lebih aman.

5. Lakukan Penyemprotan Obat Nyamuk Massal (Fogging)

Fogging adalah tindakan penyemprotan obat nyamuk massal yang dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan setempat. Fungsi dari aktifitas ini ialah untuk membunuh nyamuk Aides yang beresiko memicu demam berdarah.

Biasanya fogging dilakukan di pagi hari. Karena pada saat itu nyamuk Aides beterbangan keluar dari sarangnya. Sedangkan wilayah yang disasar penyemprotan adalah daerah padat penduduk dengan kondisi lingkungan yang lembab.

6. Suntik Vaksin DBD

Penyakit demam berdarah juga bisa dicegah dengan antibiotik sejenis vaksin. Namanya adalah vaksin DBD. Untuk anak usia 9 tahun biasanya obat ini diberikan di puskesmas di setiap enam bulan sekali.

Untuk orang dewasa vaksin diberikan kepada masyarakat yang berusia di bawah 45 tahun. Durasi pemakaiannya juga sama yaitu per enam bulan.

7. Membakar Sampah Satu Minggu Sekali

Sampah adalah tempat paling disukai oleh nyamuk. Maka dari itu, jangan dibuang sembarangan tetapi dikubur atau dibakar minimal satu minggu sekali.

Jika dirasa asapnya bisa mengganggu tetangga sekitar silakan gali tanah dengan kedalaman ideal lalu masukkan sampah ke dalamnya. Timbun lagi dengan tanah minimal hingga baunya tidak lagi tercium.

8. Pastikan Selalu Menggunakan Busana Tertutup

Nyamuk Aides Aegypti tidak menggigit baju tetapi kulit. Maka dari itu, jika ingin bebas dari gigitan nyamuk ini silakan gunakan pakaian yang tertutup terutama saat keluar rumah.

Karena dengan pakaian semacam ini kulit lebih aman dari nyamuk. Apalagi ketika musim penghujan saat nyamuk Aides muncul di mana-mana.

Cara mencegah DBD atau penyakit demam berdarah yang sudah dijelaskan di atas harus dilakukan dengan disiplin dan berkelanjutan. Sebab, sekali nyamuk Aides berkembang biak ratusan telur siap untuk menetas. Oleh sebab itu, diperlukan penanganan serius yang dilakukan dengan kesadaran tinggi oleh seluruh masyarakat.

General

Ini Diet Untuk Anak Autisme Agar Perilaku Terkontrol

Published by:

Diet untuk anak autis wajib dilakukan. Karena jika anak ini mengkonsumsi segala makanan perilaku yang tidak normal akan kembali muncul. Pendidikan khusus yang diberikan bertahun-tahun akan hilang akibat sehari anak makan makanan yang salah.

Tidak semua bunda mengetahui jenis pantangan diet untuk autis. Maka dari itu, di bawah dijelaskan beberapa makanan yang harus dihindari anak dengan autism syndrome. Ini penjelasannya:

1. Menghindari Segala Jenis Kue

Anak autis tidak boleh makan segala jenis kue. Apalagi yang terbuat dari gandum dan susu. Sebab di dalam makanan semacam ini ada protein khusus yang bernama glutein.

Memang, dengan tidak mengkonsumsi makanan ini mereka bisa kekurangan vitamin D. Tetapi jika memakannya anak akan tantrum bahkan menyakiti dirinya.

Solusinya adalah ganti dengan makanan yang lebih nyaman di tubuh anak autis. Salah satunya sayuran hijau dan minyak ikan.

2. Tidak Mengkonsumsi Makanan Berbahan Kedelai

Segala produk kedelai apalagi yang melalui proses genetika tidak boleh diberikan kepada anak gangguan autism syndrome. Karena bisa menyebabkan si anak kejang (step). Jika ini terjadi nyawa anak terancam bahaya. 

Yang termasuk ke dalam makanan ini adalah tahu, tempe, kecap, susu kedelai dan semacamnya. Maka dari itu jauhkanlah penganan ini dari jangkauan anak. Karena dikhawatirkan mereka mengambil tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.

3. Jangan Berikan Keju dan Mentega Pada Anak Autis

Keju apalagi mentega adalah makanan yang mengandung kasein tinggi. Oleh sebab itu, dua penganan ini pantangan untuk anak penyandang autisme.

Keju dan mentega bisa menimbulkan gangguan radang tenggorokan pada anak autis. Karena sebagian besar penyandang memiliki bakteri di saluran pencernaan yang mengambil penganan tersebut sebagai protein.

4. Hindari Makanan Yang Diolah Dengan Tepung Terigu

Makanan yang harus dihindari terkait diet untuk anak autis ke empat adalah makanan yang dimasak dengan tepung terigu. Di antaranya roti, ayam goreng, biskuit dan semacamnya.

Di dalam tepung terigu terdapat senyawa kaseomorfin dan gluteomorfin. Jika dua zat ini masuk ke tubuh penyandang autisme akan terjadi perubahan perilaku yang kronis. Bahkan anak akan menyakiti dirinya akibat makanan tersebut.

5. Stop Memberi Produk Susu Pada Anak

Produk susu mengandung glutein tinggi sehingga tidak boleh dikonsumsi anak autisme. Karena makanan ini bisa meningkatkan perilaku over aktifnya menjadi tidak terkontrol.

Apapun alasannya makanan berbahan susu seperti es krim, yogurt dan susu kemasan harus dijauhkan dari anak. Jika sekali menyentuh lidahnya apalagi tertelan gejala gangguan akan bertambah parah. Bahkan anak bisa kejang-kejang.

Oleh sebab itu tetap menerapkan teknik Glutein Free – Kasein Free yang disingkat GFCF dengan disiplin tinggi. Maksud strategi ini ialah memberi anak autis makanan bebas glutein dan kasein.

6. Semua Makanan Yang Dimasak Dengan Garam Dapur

Makanan pantangan yang ke enam ini harus dihindari anak autis. Karena garam dapur mengandung kasein sekaligus glutein yang beresiko memunculkan perilaku abnormal.

Garam dapur juga bisa menyebabkan gangguan pembengkakan tenggorokan dan saluran pernafasan anak. Hal ini disebabkan bakteri semakin kuat jika anak autis mengkonsumsi makanan dengan bumbu garam dapur.

Sebagai orang tua memang harus tega memberikan makanan serba tawar. Karena penganan ini lebih aman dibandingkan makanan lezat tetapi menggunakan garam dapur.

Itulah beberapa makanan yang harus dihindari jika diet untuk anak autis ingin berhasil. Silakan gantikan dengan makanan yang lebih sehat dan aman untuk anak penyandang autsm syndrom.